4 Dampak Buruk Smartphone bagi Anak di bawah Umur

4 Dampak Buruk Smartphone bagi Anak di bawah Umur

   Di era modern ini, sudah bukan barang tabu anak-anak menggunaan smartphone. Jika sekedar sebagai alat belajar, mungkin masih dikatakan wajar. Namun tidak, semakin kesini, dunia anak seolah telah dialihkan pada fitur smartphone khususnya game. Sebenarnya hal ini tentu bukan sesuatu yang benar. Untuk tahu alasannya, pahami deretan dampak buruk smartphone bagi anak di bawah umur berikut:

1. Menyebabkan Anak Kecanduan

   Seperti yang diketahui, kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang akan membuat anak terbiasa dan merasa kurang jika tidak melakukannya. Tidak bisa dimungkiri, selama ini smartphone memang sering dijadikan alat penghibur paling ampuh untuk anak. Sekali dua kali mungkin boleh.
   Namun jika sudah menjadi kebiasaan, ada baiknya Anda menarik secara perlahan penggunaan tersebut. Hal itu karena, kebiasaan tersebut dapat menimbulkan efek buruk seperti kecanduan teknologi. Akibatnya jika tidak menggunakannya, anak akan merasa tidak nyaman, depresi, bahkan menjadi pemarah.

2. Mengganggu Perkembangan Otak Anak

   Barangkali sebagian besar telah tahu jika usia anak-anak merupakan usia pertumbuhan serta perkembangan otak anak. Pada tahap ini otak anak akan berkembang melalui stimulasi yang mereka dapat. Sudah bisa dibayangkan betapa bahayanya, jika seandainya stimulasi pertama yang didapatkan adalah smartphone.
   Karena bukan dampak positif smartphone yang akan didapatkan anak. Justru dampak negatiflah yang akan melekat. Untuk perkembangan otak, penggunaan smartphone berlebihan akan meracuni otak dan membuat anak kesulitan untuk berkonsentrasi, fokus, bahkan bisa mengakibatkan anak sulit berempati dan berinteraksi dengan orang lain di dunia nyata.

3. Tumbuh Kembang Anak Melambat

   Dampak buruk smartphone bagi anak di bawah umur, selanjutnya yaitu melambatnya tumbuh kembang anak. Saat menggunakan smartphone, secara otomatis aktivitas gerak yang dilakukan anak akan berkurang. Aktivitas pasif inilah yang akhirnya dapat menyebabkan tumbuh kembang anak melambat. Dalam hal lain, efek buruk seperti gangguan kesehatan juga bisa terjadi karena anak kurang berolahraga.

4. Mengalami Pikun Digital 

   Pada tahap yang lebih parah, penggunaan smartphone yang berlebihan dapat menimbulkan efek pikun digital pada anak. Pikun digital sendiri merupakan keadaan dimana anak sulit memfokuskan otaknya dan mudah mengalihkan fokus pada hal-hal lain. Pikun digital ini akan mengakibatkan penurunan konsentrasi dan memori otak. Sehingga daya ingat dan fokus otak anak menjadi berkurang.

   Itulah 4 dampak buruk smartphone bagi anak di bawah umur. Dari sebagian dampak buruk smartphone di atas, sudah sepatutnya Anda membantu anak untuk terlepas dari menggunakan smartphone secara berlebihan. Karena dibandingkan dampak positif, bagi anak smartphone lebih banyak menimbulkan dampak negatif.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "4 Dampak Buruk Smartphone bagi Anak di bawah Umur"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel