Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Leptospirosis

Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Leptospirosis
   Cara mengobati penyakit Leptospirosis – banyak yang belum tahu tentang penyakit ini. Leptospirosis adalah penyakit yang menular dari kencing hewan,. Leptospirosis disebabkan oleh bakteri patogen yang disebut leptospira yang ditransmisikan secara langsung atau tidak langsung dari hewan ke manusia. Ini terjadi di seluruh dunia tetapi paling umum di daerah tropis dan subtropis. Ini adalah penyakit yang berpotensi serius tetapi dapat diobati.
   Leptospirosis ringan tahap awal sulit didiagnosis, karena gejalanya dapat menyerupai flu dan infeksi umum lainnya. Jika dokter mencurigai leptospirosis parah, pasien dapat menjalani tes diagnostik khusus. Berbagai tes tersedia. Dalam beberapa kasus, tes mungkin perlu diulang untuk mengkonfirmasi hasilnya.
   Lalu bagaimana cara mengobati penyakit Leptospirosis? Dokter akan bertanya tentang perjalanan baru-baru ini, terutama ke daerah-daerah di mana leptospirosis biasa terjadi. Apakah anda mengalami gejala-gejala yang aneh? kebanyakan orang yang terinfeksi penyakit ini tidak merasa sakit. Gejala-gejalanya dapat menyerupai gejala-gejala dari sejumlah infeksi lain yang tidak terkait seperti influenza, meningitis, hepatitis, demam berdarah, atau demam berdarah virus lainnya.
   Leptospira termasuk dalam ordo Spirochaetales, genus Leptospira, famili Leptospiraceae,. Mereka dapat bersifat patogen atau saprofitik. Leptospira patogen dapat dipertahankan di alam di tubulus ginjal hewan dan leptospira saprofit dalam berbagai jenis lingkungan basah atau lembap.

Gejala ringan penyakit leptospirosis:


  • Demam atau menurun drastisnya suhu tubuh
  • Batuk
  • Diare, muntah, atau keduanya
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot, terutama punggung bagian bawah dan betis
  • Ruam
  • Iritasi mata merah
  • Penyakit kuning

Gejala leptospirosis tingkat lanjut :

   Leptospirosis sendiri dapat berkembang menjadi penyakit yang serius jika sudah mengena atau menyebar ke hati, ginjal ataupun limpa manusia. Di atas adalah gejala yang tidak dapat anda hiraukan. Penyakit Leptospirosis juga dapat menyebar ke otak, hal ini dapat menyebabkan meningitis dan penyakit tumor otak lainnya.

Cara Mengobati Penyakit Leptospirosis :

   Untuk Leptospirosis ringan, biasanya dokter akan memberikan terapi obat seperti antibiotik. Antibiotik yang biasanya di resepkan adalah doksisiclin atau penisilin. Tapi biasanya jika memasuki tingkat lanjut dokter akan menyarankan anda untuk rawat inap. Karena biasanya untuk menghalau virus ini memerlukan dosis yang lebih tinggi melalui vena.
   Biasanya penderita akan mengalami susah bernafas hingga memerlukan ventilator untuk membantu pernafasan selama pengobatan di rumah sakit. Artinya anda harus masuk ICU! Nutrisi-nutrisi penting lainnya akan diberikan melalui infus yang langsung terhubung dengan pembuluh vena.
   Masa inap di rumah sakit dapat berkisar dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Ini sebagian besar tergantung pada bagaimana pasien merespons terhadap pengobatan antibiotik, dan seberapa parah infeksi merusak organ-organ mereka.
   Selama kehamilan, leptospirosis dapat memengaruhi janin. Siapa pun yang memiliki infeksi selama kehamilan akan perlu menghabiskan waktu di rumah sakit untuk pemantauan.
Seperti yang kita ketahui bahwa memiliki binatang peliharaan dapat membawa dampak penyakit jika kita tidak memperhatikan kebersihan. Untuk itu, jika anda mempunyai kucing atau pun anjing di rumah, selalu perhatikan kebersihan lingkungan rumah. Terutama jika anda tidak memiliki disposal untuk kotoran mereka.
   Tidak hanya bagi anda yang memelihara kucing dan anjing ya?! Bakteri dari kotoran ini dapat datang dari binatang apa pun. Yang jelas menjaga kebersihan kendang, disposal dan lingkungan rumah dapat membantu anda mengurangi potensi terjangkit virus ini. Menyemprotkan anti bakteri seperti karbol, alkohol atau disinfektan lainnya juga dapat membantu. pencegahan terjangkitnya anda dari penyakit Leptospirosis adalah sesuatu yang wajib anda lakukan sebelum cara mengobati penyakit Leptospirosis.

0 Response to "Gejala dan Cara Mengobati Penyakit Leptospirosis"

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2